Tulis Tulus

bagaimanapun juga mereka menuliskannya dengan tulus…

  • RSS Blog inspirasi

    • Pindah Blog!
      Assalamu’alaikum Untuk tulisan-tulisan selanjutnya, silahkan dibaca di blog baru : rangkaikataku.blogspot.co.id Diantara tulisan baru yang sudah diposting : Menggenggam Cahaya (bag. 2) Serpih Kata di Sela Masa 14 Garis Manusia Tidak Sama Menggenggam Cahaya (bag.1) Terima kasih Wassalamu’alaikumFiled under: Uncategorized
    • Serpih Kata di Sela Masa 13
      14 Agustus 2013 Wahai para tentara yang mengumbar kedurjanaan di bumi Musa menjadi utusan, apa yang akan kau katakan jika Dia menanyakan peluru-peluru yang kau tembakkan? Ribuan orang terluka, ratusan lebih meregang nyawa, ini bukan pembubaran demi ketertiban, ini pembantaian! Dan sungguh Dia tak akan pernah melupakan hamba-hamba-Nya yang teraniaya… hasbunal […]
    • Terima Kasih Bunda
      Bunda, Memang, sekedar ungkap kata lewat pena tak akan pernah bisa membalas segala jasa. Tak akan ada yang menyangkal, sejak dalam kandungan hingga usia nanda yang menjelang tiga puluhan, tak terhingga pengorbanan yang telah bunda berikan. Terima kasih bunda, Atas taruhan nyawa saat melahirkanku ke dunia. Atas timangan kasih sayang dan didikan hingga ku bisa […]
  • RSS Pesan Hikmah

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Kepemimpinan (1)

Posted by tulistulus on August 8, 2008

Kepemimpinan, sekilas ia memang membebani, membuat ruang gerak menjadi sempit dan menguras tenaga, pikiran juga perasaan. Tapi di balik itu ada kesempatan untuk belajar, belajar menata hati, meredam emosi dan menempatkan diri sebagai publik figur yang akan banyak yang akan banyak diperhatikan orang.
Di sana ada kesempatan untuk memaksa diri menuju kebajikan. Karena kepemimpinan bisa dijadikan sarana untuk mendulang pahala, memanen kebaikan tanpa jeda. Tentunya selama sang pemimpin menyadari hal itu. Dan kesadaran hanya akan tumbuh dari hati yang dipenuhi keimanan.

Di sana ada kesempatan untuk memperbaiki diri agar tak lagi bertingkah semaunya, agar tak memandang remeh segala hal yang ada, agar tak mudah memutuskan tanpa musyawarah. Ya, di balik beban itu ada banyak kebaikan jika kita mau menelaahnya, menggalinya lebih dalam dan mau menerima penuh keikhlasan.
Sebaliknya, beban itu bisa menjadi bencana dan tambah memberatkan ketika sang pemimpin begitu menyepelekan kepemimpinan. Menganggapnya sebagai hal yang biasa dan tak perlu diurusi dengan serius. Semua itu hanya akan menjerumuskan pada kehinaan, kehinaan di mata manusia dan sang Pencipta.
Bagaimana tidak hina di mata manusia bila pimpinan yang dipercayai banyak orang tidak memperhatikan permasalahan yang ada. Bagaiman tidak hina di mata sang Pencipta, sedang ajaran tuhan begitu membenci para pengkhianat yang menyia-nyiakan amanat, mengutuk pemimpin yang dzalim dan mencela para penentang keadilan.

Ketika seseorang diamanahi beban kepemimpinan maka ada tugas yang memaksanya untuk berpikir bagi orang lain, ada tugas yang akan membentu jiwanya agar lebih bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lain. Dan Umar bin Khathtab pun berpesan untuk para calon-calon pemimpin, “Perdalamlah ilmu sebelum engkau menjadi pemimpin.”

Semua tidak cukup selesai dengan keluhan “Kepemimpinan ini sangat berat.” Kalau memang merasa berat tentunya seseorang yang diamanahi akan berusaha keras, mengeluarkan tenaga ekstra demi menahan pikulan di pundaknya. Tak sekedar sadar di lisan bahwa amanah ini berat, tapi juga di hati, juga di setiap amal perbuatan, juga di setiap desah nafas kehidupan.

Karena, banyak orang rindu akan kepemimpinan yang terpuji di langit dan di bumi. Manusia rindu pemimpin yang berorientasi akhirat. Manusia rindu pemimpin yang menyayangi sepenuh hati. Rasulullah sendiri bersabda, “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang mencintai kalian dan kalian pun mencintai mereka. Yang kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: