Tulis Tulus

bagaimanapun juga mereka menuliskannya dengan tulus…

  • RSS Blog inspirasi

    • Pindah Blog!
      Assalamu’alaikum Untuk tulisan-tulisan selanjutnya, silahkan dibaca di blog baru : rangkaikataku.blogspot.co.id Diantara tulisan baru yang sudah diposting : Menggenggam Cahaya (bag. 2) Serpih Kata di Sela Masa 14 Garis Manusia Tidak Sama Menggenggam Cahaya (bag.1) Terima kasih Wassalamu’alaikumFiled under: Uncategorized
    • Serpih Kata di Sela Masa 13
      14 Agustus 2013 Wahai para tentara yang mengumbar kedurjanaan di bumi Musa menjadi utusan, apa yang akan kau katakan jika Dia menanyakan peluru-peluru yang kau tembakkan? Ribuan orang terluka, ratusan lebih meregang nyawa, ini bukan pembubaran demi ketertiban, ini pembantaian! Dan sungguh Dia tak akan pernah melupakan hamba-hamba-Nya yang teraniaya… hasbunal […]
    • Terima Kasih Bunda
      Bunda, Memang, sekedar ungkap kata lewat pena tak akan pernah bisa membalas segala jasa. Tak akan ada yang menyangkal, sejak dalam kandungan hingga usia nanda yang menjelang tiga puluhan, tak terhingga pengorbanan yang telah bunda berikan. Terima kasih bunda, Atas taruhan nyawa saat melahirkanku ke dunia. Atas timangan kasih sayang dan didikan hingga ku bisa […]
  • RSS Pesan Hikmah

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Anakku Mutiaraku…

Posted by tulistulus on January 30, 2009

Anakku (1)

Kubelai sepenuh susah sembilan bulan
-dalam kandungan
kuelus sepenuh sakit di kala melahirkan
kubuai sepenuh letih mata terpejam jarang
kutimang sepenuh sabar hadapi
-rengekmu lantang
kudekap sepenuh harap akan hidupmu panjang

Anakku (2)

Bergelayut manja tangan mungilnya
Merajuk mata beningnya
-singgah nyatakan pinta
isak tercekat saat kusajikan
-tolak halus akan inginnya
rengekannya membelit tak bersudah
mencari celah lengah
luluhku demi diamnya
kuturut maunya

Anakku (3)

Lakumu tak lagi kaku, halus
-seiring merambat senja usiaku
dari langkah satu-satu, berubah lincah
menyirat cercah cerah
tumbuhmu pasti, kertas putih itu
telah tertulisi
macam warna pembentuk jiwa
harapku akan pribadimu sempurna
menjadi penyejuk pandangku
menjadi cahaya kuburku dari
doa-doa sholihmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: